8 Tanda Kurang Rekreasi Muncul Pada Diri Anda


8 Tanda Kurang Rekreasi Muncul Pada Diri Anda
Saya dan juga Anda adalah orang-orang yang aktif bekerja. Ada yang bekerja purna waktu dan ada juga yang paruh waktu. Saking sibuknya bekerja, terkadang ada yang melupakan bahwa tubuh kita butuh penyegaran, rileks atau pun rekreasi.

Rekreasi beberapa saat ke suatu tempat yang menyenangkan akan membuat tubuh dan fikiran menjadi fresh. Bahkan, setelah berlibur beberapa hari bersama keluarga, teman atau pacar akan muncul energi baru untuk semangat kerja.

8 Tanda Kurang Rekreasi Muncul Pada Diri Anda
Perlu rekreasi


Tidak pernah berwisata alias kurang piknik ini juga berbahaya. Penelitian dari Psychology Today mengungkapkan jika 81 persen pekerja di posisi manajerial setuju liburan mengurangi kelelahan kerja. Efek kelelahan kerja disebutkan berujung masalah mental serius (travel.kompas.com, akses 10 Maret 2018).


 Wisata


Sebetulnya rekreasi tidak harus tour atau wisata ke luar negeri atau dengan biaya mahal. Ia tidak harus menanti akhir tahun untuk mengambil cuti khusus. Tetapi, rekreasi dapat dilakukan yang dekat-dekat saja dan mungkin akhir pekan. Namun, banyak yang tidak memanfaatkan waktu libur dan asyik bekerja.


Jalan-jalan bersama keluarga

Jika kurang rekreasi maka akan menimbulkan stress saat bekerja. Dalam hasil sebuah survei tahun 2011 oleh American Psychological Association, dari 1.546 responden, sekitar sepertiga di antaranya mengatakan, mereka biasanya merasa tegang atau stres selama hari kerja (www.tribunnews.com, akses 10 Maret 2018).

Nah, apa akibatnya jika kurang atau tidak pernah rekreasi sama sekali? Akibatnya adalah akan muncul penurunan motivasi kerja dan berbagai masalah emosional lainnya. Seperti apa tanda-tanda kurang rekreasi yang muncul pada diri Anda? Ini tanda-tandanya :

1. Gangguan Kesehatan
Perubahan pada diri Anda yang kurang rekreasi dapat Anda rasakan sendiri. Gangguan kesehatan seperti gangguan lambung, sakit kepala, mata lelah, sakit bagian dada, dan lain-lain sering muncul pada orang-orang yang sangat fokus kerja tanpa refresing/rekreasi. Apalagi lingkungan kerja Anda negatif atau kurang menyenangkan, maka masalah kesehatan adalah resikonya yang harus dihadapi.




2. Sulit Tidur
Pekerjaan banyak yang harus berfikir ekstra untuk menyelesaikannya akan mengganggu masa istirahat Anda, khususnya tidur. Fikiran terhadap pekerjaan akan terbawa terus ke tempat tidur Anda hingga membuat mata sulit terpejam.

3. Sering Membuat Kesalahan
Kerja yang menumpuk berakibat stress. Ketika stress akan tidak fokus terhadap pekerjaan dan berujung kepada membuat kesalahan.

Dengarkan tubuh Anda dan ambil waktu untuk rekreasi sejenak agar lebih fresh lagi dalam bekerja. Kalau tidak, maka kesalahan dan kesalahan lagi yang akan terjadi. Sungguh sangat melelahkan seperti itu.

4. Sensitif/Mudah Tersinggung
Ketika Anda lelah dan stress, maka Anda akan mudah tersinggung dengan lingkungan kerja. Teman-teman yang bertanya pun akan membuat Anda tersinggung. Yang sepele akan menjadi masalah besar bagi Anda. 




Itu tanda Anda kurang rekreasi. Ambillah cuti atau manfaatkanlah waktu libur untuk rekreasi, wisata, atau apapun namanya yang membuat anda menyenangkan dan rileks.

5. Hubungan Pribadi Terganggu
Kadang-kadang beban kerja di kantor atau tempat kerja akan terbawa ke dalam kehidupan pribadi. Hubungan dengan pacar, teman-teman, keluarga akan terganggu karena terbawa beban fikiran dari kantor. Segera mungkin refresh diri Anda dengan hal-hal yang santai.

6. Semua Sinis
Semangat untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik akan hilang. Anda bosan dan tidak lagi memandang positif untuk kantor Anda. Bahkan, karier yang hendak Anda kejar pun hilang seketika. Apapun akan menjadi sinis bagi Anda.

7. Mencoba hal-hal yang tidak baik
Stress karena pekerjaan kadang-kadang ada yang lari ke hal-hal yang tidak baik dan bahkan tidak sehat. Mengapa harus mencoba pelarian ke hal-hal negatif seperti minuman keras atau seperti minuman beralkohol, merokok dari sedikit menjadi berbungkus-bungkus, dan lain-lain.

Itu jelas sekali sebuah bentuk pelarian ke hal-hal yang negatif dan tidak sehat. Padahal, jika hendak membuat fisik dan fikiran segar kembali, pilihannya mudah sekali, yaitu rekreasi. Ingat! Tubuh dan fikiran kita juga punya hak untuk beristirahat.

8. Gangguan Konsentrasi
Ini ada hubungannya dengan terganggunya atau sulit tidur karena fikiran dan beban kerja (poin no. 2). Kurang tidur akan mempengaruhi tingkat konsentrasi atau  kinerja otak. Nah, akibatnya akan terjadi sering melamun, berbicara mudah lupa dan tidak nyambung, dan sulit menerima informasi. Ini salah satu tanda kurangnya rekreasi.

POSTINGAN POPULAR BLOG INI

Lezatnya #Pisang Bakar KONG'KOW Pasca #Matahari Tenggelam Di #Pantai Ulee Lheu

9 #Tips Ampuh Dapatkan #Tiket Pesawat #Termurah